Mengenal Sabung Ayam Dari Toraja

Mengenal Sabung Ayam Dari Toraja

Sabung ayam di Toraja sudah dikenal sebelum masuknya kolonial Belanda yaitu sejak tahun 1906 Masehi. Sabung ayam dalam budaya Toraja merupakan salah satu cara penyelesaian sengketa bagi pihakpihak berselisih tentang perkara apa saja yang mereka tidak bisa selesaikan sendiri. Itilah sabung ayam dalam peradilan masyrakat Toraja dikenal dengan “Si Londongan”.

Tata cara peradilan sabung ayam (Si Londongan) diakui dan dianggap sah serta dihormati apapun keputusannya oleh masyarakat, walaupun tidak ada saksi-saksi dan alatalat bukti lain seperti yang lazim di pengadilan modern. Proses peradilan ini dilaksanakan oleh Badan Dewan Adat masyarakat Toraja. Siapun yang kalah dalam pertandingan yang sudah disepakati bersama dan disaksikan oleh orang sekampung ini taat akan hasilnya. Tidak ada unjuk rasa, apalagi anarki karena para pihak merasa hasil dari peradilan ini sudah yang paling adil.

8 Budaya atau tradisi Adu ayam di Toraja berkembang dari generasi yang satu ke generasi berikutnya hingga sampai saat ini, bahkan dibawah oleh orang toraja di mana mereka merantau. Namun, sabung ayam pada saat sekarang tidak seperti lagi yang dahulu diadakan oleh nenek moyang masyarakat Toraja.

No Comments

Post a Comment